Jakarta – Universitas Sangga Buana (USB) YPKP kembali menunjukkan komitmennya dalam mendorong mahasiswa berkiprah di level global melalui partisipasi pada kegiatan sosialisasi resmi International Festival of Youth 2026 yang diselenggarakan oleh World Youth Festival Directorate (WYFD). Kegiatan berlangsung di Russian House, Jalan Pangeran Diponegoro No.12, Jakarta, Rabu (1/4/2026), dan dihadiri oleh puluhan undangan terbatas dari berbagai institusi di Indonesia.
Kehadiran Universitas Sangga Buana dalam agenda internasional tersebut merupakan tindak lanjut atas surat undangan dari National Preparatory Committee (NPC) Indonesia. Melalui surat tugas resmi, Rektor Universitas Sangga Buana YPKP menugaskan jajaran pimpinan serta delegasi mahasiswa untuk menghadiri kegiatan sebagai bagian dari persiapan partisipasi menuju forum kepemudaan dunia yang akan digelar di Rusia pada September mendatang.
Delegasi Universitas Sangga Buana dipimpin oleh Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, didampingi staf Biro Kemahasiswaan dan Alumni, serta lima mahasiswa terpilih dari lintas program studi.
Adapun mahasiswa delegasi yang ditugaskan yaitu Sonya Edhie Peath Fourjune dari Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, Shula Khalid Mauliawan dari Program Studi S1 Teknik Informatika, Maylani Putri Dewanti dari Program Studi S1 Manajemen, Bagdja Agung Nugraha dari Program Studi S1 Ilmu Komunikasi, serta Reyhan Reginald Muammar dari Program Studi D3 Teknik Informatika.
Kegiatan sosialisasi berlangsung eksklusif dengan jumlah peserta luring sekitar 45 orang undangan dari berbagai kampus, komunitas, dan lembaga. Suasana forum berlangsung hangat namun penuh substansi, membahas peluang partisipasi pemuda Indonesia dalam agenda internasional yang mempertemukan generasi muda dari berbagai negara.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut perwakilan diplomatik Rusia di Indonesia, termasuk jajaran dari Kedutaan Besar Federasi Rusia, yang menegaskan pentingnya hubungan antarbangsa melalui jalur diplomasi pemuda.
Selain itu, hadir pula Fauzan Al Rasyid, jurnalis Indonesia yang berkiprah di Rusia sekaligus penggerak inisiatif NPC-WYF Indonesia. Dalam paparannya, ia menekankan bahwa anak muda Indonesia memiliki peluang besar untuk menjadi bagian dari jaringan global jika berani mengambil langkah dan mempersiapkan diri sejak dini.
“Forum internasional bukan hanya tentang bepergian ke luar negeri, tetapi tentang membawa gagasan, identitas, dan kontribusi Indonesia ke mata dunia,” ujarnya.
International Festival of Youth 2026 sendiri dijadwalkan berlangsung pada 11–17 September 2026 di Rusia dan akan mempertemukan ribuan peserta muda dari berbagai negara.
Bagi Universitas Sangga Buana, keikutsertaan dalam sosialisasi ini bukan sekadar menghadiri forum seremonial, melainkan langkah strategis dalam membuka akses mahasiswa terhadap ekosistem internasional.
“Kami ingin mahasiswa Universitas Sangga Buana tidak hanya unggul di kampus, tetapi juga siap tampil dan berkontribusi di dunia internasional.”
Melalui momentum ini, Universitas Sangga Buana semakin menegaskan posisinya sebagai kampus yang adaptif, progresif, dan terbuka terhadap kolaborasi global.





